Wajib Tahu! Ternyata Inilah Arti Suara Anak Kucing Mendengkur

Arti Suara Anak Kucing MendengkurAnak kucing menggunakan berbagai suara untuk mengungkapkan maksud hatinya. Umumnya, anak kucing yang sudah mampu mengeong ataupun belum, menggunakan suara dengkuran untuk menyampaikan keinginan atau suasana hatinya. Tentunya, tak hanya satu saja arti suara anak kucing mendengkur. Inilah beberapa arti dengkuran anak kucing.

  1. Sedang Berbahagia

Anak kucing yang mendengkur pasti punya maksud di balik itu semua. Bahagia bisa jadi arti mengapa anak kucing mendengkur. Suara dengkurannya terdengar lembut dan berulang kali. Umumnya, ketika dengkurannya ini berarti bahagia, kucing kecil ini akan mendengkur sambil menempelkan badannya ke pemiliknya.

Saat dielus bagian badannya, dengkurannya semakin keras dan makin berulang. Tingkahnya juga lucu dan sangat menggemaskan. Terkadang, anak kucing juga berguling-guling yang menandakan bahwa ia sedang berbahagia. Sebagai pemiliknya, Anda harus paham dengan suara dan sikapnya ini.

  1. Merasa Aman dan Nyaman

Perasaan aman dan nyaman yang dirasakan oleh anak kucing akan diutarakan olehnya. Si kucing kecil ini akan berdengkur atau mengeluarkan suara dengkuran apabila merasakan keamanan dan kenyamanan. Pernahkah Anda mendengar dengkuran tersebut saat anak kucing bersama dengan induknya?

Momen kebersamaan dengan induknya dapat memberikan rasa aman dan nyaman untuknya, sehingga anak kucing akan mendengkur sebagai ungkapannya. Hal ini juga berlaku ketika ia sedang bersama dengan Anda, pemiliknya, asalkan suasana aman dan nyaman diberikan kepadanya.

Untuk itu, berikanlah perlindungan setiap saat, ya?! Perlindungan yang memadai untuk anak kucing sangat diperlukan untuk memudahkan ia dalam beradaptasi dengan lingkungannya. Berikan rasa aman dan nyaman agar anak kucing mampu beraktivitas normal ketika induknya sedang pergi. Ajaklah anak kucing bermain.

Suara Anak Kucing Mendengkur

  1. Sedang Lelah

Lelah juga termasuk faktor timbulnya dengkuran kucing. Dengkuran ketika ia lelah dapat diketahui juga melalui dukungan gerak-geriknya. Pada umumnya, kucing yang mendengkur karena lelah akan membaringkan badannya dan menempelkan kepalanya, sebagai tanda bahwa ia sedang kelelahan.

Suara dengkur kemudian ia keluarkan. Sikap seperti ini bisa diamati dan dipahami untuk mengartikan suara dengkur yang dikeluarkan. Jika menemui hal seperti ini, pahamilah bahwa anak kucing sedang lelah dan membutuhkan istirahat. Anda bisa mengelusnya untuk membuatnya nyaman dan bisa tertidur pulas.

  1. Sedang Stres

Stres atau tertekan merupakan salah satu faktor mengapa kucing mendengkur. Tekanan yang dialaminya bisa terjadi karena berbagai faktor, misalnya ketidaknyamanan, merasa terancam, dan sebagainya. Dengkuran ini sebenarnya bisa dicermati dan dipahami lewat karakteristik dengkurannya.

Dengkuran ketika anak kucing mengalami stres atau tekanan memang berbeda dengan dengkuran anak kucing yang menyatakan bahwa ia merasa nyaman atau senang. Jika stres, suara dengkurannya akan lebih keras dan dan lebih pendek, namun berulang beberapa kali. Jika demikian, Anda bisa mencoba menenangkannya dengan mengelus.

Seiring berjalannya waktu, dengan mengelus bagian kepala dan badannya, anak kucing yang stres bisa menjadi tenang dan nyaman. Suara dengkurannya juga berkurang. Anda bisa menggendongnya dan memberinya makanan kesukaan sebagai penghilang stres. Ajak juga anak kucing bermain agar mood-nya membaik.

Itulah beberapa arti di balik suara anak kucing yang mendengkur. Ternyata, dengkuran anak kucing tak hanya terjadi ketika ia berbahagia ataupun merasa nyaman. Akan tetapi, bisa juga muncul karena anak kucing tersebut sedang lelah atau merasa tertekan. Sebagai pemilik yang pengertian, cobalah untuk memahami dengkuran anak kucing dan menenangkannya.